"Setelah bisa memaksa adu taktik di gim kedua, kami malah kurang mau duluin lagi depannya. Malah mengangkat bola lagi, main bertahan lagi," kata Devin mengenai alasan kurang taktiknya gim kedua.

Faathir kemudian menyoroti performanya yang masih terburu-buru dan kerap ceroboh sehingga menguntungkan lawan.

"Kami harus perbaiki ketenangan di lapangan, lebih yakin dengan kemampuan kami berdua," kata Faathir.