NADIKABAR.COM — Perjalanan Tim Kebanggaan Indonesia hingga menjadi yang terbaik di ASEAN tidak hanya menuntut kualitas permainan di lapangan.
Rangkaian pertandingan dengan intensitas tinggi juga menuntut para pemain untuk terus menjaga kesiapan tubuh dari satu laga ke laga berikutnya.
Sepanjang kompetisi, Tim Kebanggaan Indonesia menghadapi beragam situasi. Ada pertandingan yang berjalan dengan tempo cepat, tekanan tinggi, hingga laga yang memaksa pemain bekerja keras sampai menit-menit akhir.
Puncaknya terjadi pada partai final. Pertandingan berjalan ketat hingga harus dilanjutkan ke babak tambahan sebelum Tim Kebanggaan Indonesia akhirnya memastikan gelar juara.
Situasi seperti itu membuat kesiapan fisik menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari keseharian para pemain. Sebab bagi pesepakbola profesional, persiapan tidak berhenti ketika peluit panjang berbunyi.
Setelah pertandingan, pemain masih harus menjalani recovery dan kembali mempersiapkan tubuh untuk laga berikutnya. Terlebih dalam sebuah turnamen, waktu pemulihan yang tersedia tidak selalu panjang.