NADIKABAR.COM β€” Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat ini terus menggencarkan pencegahan kasus tuberkulosis (TB) salah satunya lewat pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).

β€œYang paling sekarang sedang masif kami lakukan adalah pencegahannya, dengan memberikan terapi pencegahan terhadap keluarga atau kontak dari penderita TB,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan, Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk dengan RT, RW, camat, lurah untuk mengajak masyarakat yang punya anggota keluarga terkena TB mau menerima TPT.

Dalam sebulan terakhir, penemuan kasus TB juga dilakukan secara masif, terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

β€œSudah ditemukan angka-angka penemuan kasus, capaian TPT dan capaian investigasi kontak, sudah naik cukup signifikan. Kami targetkan di akhir tahun di Desember ini semua target-target dari pemerintah pusat sudah kami selesaikan,” kata Ani.

Adapun saat ini, Dinas Kesehatan DKI sudah menemukan sekitar 40 ribu kasus tuberkulosis (TB) atau masih kurang 28 ribu dari target 68 ribu kasus.

Ani mengatakan, Jakarta masuk salah satu dari lima provinsi dengan kasus TB yang cukup tinggi. Merujuk Kementerian Kesehatan pada September lalu, Jakarta berada di peringkat kedua setelah Bangka Belitung.