NADIKABAR.COM β Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan telah menemukan sekitar 40 ribu kasus tuberkulosis (TB) di seluruh wilayah tersebut.
βSampai dengan saat ini kami sudah menemukan sekitar 40 ribu lebih kasus TB di Jakarta. Targetnya adalah kami seharusnya menemukan sekitar 68 ribu kasus TB,β kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati di Jakarta, Rabu.
Ani mengatakan, Jakarta masuk salah satu dari lima provinsi dengan kasus TB yang cukup tinggi. Merujuk Kementerian Kesehatan pada September lalu, Jakarta berada di peringkat kedua setelah Bangka Belitung.
Karena itu, Pemprov DKI selain mengikuti program dari pemerintah pusat, juga menjalankan program sendiri dan salah satu yang masif dilakukan yakni penelusuran TB terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
βIni melihat bahwa TB masih sangat berkaitan dengan stigma sehingga ada beberapa penolakan dari masyarakat ketika kita mencari kasusnya,β kata Ani.
Penanganan pertama TB yang harus dilakukan adalah menemukan kasusnya. Karena itu, Pemprov DKI mengintegrasikan pemeriksaan TB dengan CKG.
βSehingga masyarakat datang sebenarnya untuk CKG. Tapi dalam waktu yang bersamaan kami melakukan tracing terhadap kemungkinan adanya kasus TB,β kata Ani.