Peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan asmara. Korban mengaku menolak hubungan asmara yang diinginkan terlapor. Namun, dugaan motif tersebut masih menjadi bagian dari perkara yang ditangani kepolisian.
Berdasarkan penuturan korban, kejadian bermula ketika dirinya sedang menjalankan tugas sebagai perawat di rumah sakit tersebut. Secara tiba-tiba, dokter yang dilaporkan itu menghampirinya dan mengajaknya secara paksa ke sebuah ruangan yang sudah tidak digunakan, tepatnya di area belakang tangga dekat lift.
"Saya lagi kerja, tiba-tiba diajak sama dokter tersebut untuk ikut ke ruangan di belakang tangga dekat lift," ujar T saat menceritakan kejadian yang dialaminya, Selasa (13/10/2026).
Setibanya di ruangan tersebut, korban mengaku langsung dibentak dan dimaki. Situasi kemudian berubah menjadi aksi kekerasan setelah terlapor diduga menampar dan memukul wajah korban.