NADIKABAR.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan pemulihan atau rekonstruksi rumah adat Sade di Desa Rambitan pascakebakaran harus tetap memperhatikan kearifan lokal Sasak.
"Proses pemulihan rumah adat Sade itu kami minta tetap memperhatikan keaslian bangunan, nilai sejarah dan kearifan lokal Sasak," kata Ketua DPRD Lombok Tengah Lalu Ramdan usai sidang paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 81 Lombok Tengah di kantor DPRD Lombok Tengah, Rabu.
Ia mengatakan dirinya atas nama DPRD juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa rumah adat Sade yang mengubah salah satu warisan budaya Sasak sekaligus destinasi wisata unggulan di Nusa Tenggara Barat.
"Atas musibah tersebut, kami menyampaikan rasa simpati yang mendalam kepada masyarakat yang terdampak," ucapnya.