Penerapannya mencakup integrasi lampu depan dan lampu siang hari, penggunaan bumper satu bagian, serta penghilangan trim plastik tambahan di sekitar lengkungan roda dan bagian bawah bodi.

DS turut memanfaatkan perangkat desain berbantuan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses pengembangan dan mengevaluasi berbagai alternatif rancangan.

Meski disebut memiliki jangkauan berkendara listrik yang terdepan di kelasnya, DS belum mengungkapkan kapasitas baterai maupun jarak tempuh F3VER. Klaim tersebut belum dapat dibandingkan secara terukur dengan kendaraan lain.

Hingga kini, F3VER masih berstatus mobil konsep. DS belum mengumumkan rencana produksi maupun jadwal peluncurannya, sehingga belum diketahui apakah seluruh elemen desain dan teknologi tersebut akan diterapkan pada model produksi mendatang.