NADIKABAR.COM β€” Juara Olimpiade ini berbincang dengan Presiden SMU tentang menggali potensi diri dan mengembangkan diri

Singapura, (ANTARA/PRNewswire)- Juara Olimpiade Eileen Gu hadir dalam edisi kedua KFF Inspiring Women Leadership Series pada 12 Oktober 2026. Dalam acara yang digelar di Singapore Management University (SMU) tersebut, Gu berbincang dengan Presiden SMU Lily Kong mengenai potensi manusia dan pengembangan diri.

Presiden SMU, Profesor Lily Kong, mengatakan, "Pada dasarnya, universitas adalah tempat untuk menggali potensi manusiaβ€”bukan hanya mengejar prestasi, tetapi juga bagaimana seseorang dapat berkembang. Universitas juga menjadi ruang dialog yang mempertemukan beragam pengalaman dan perspektif sehingga kita dapat memahami lebih dalam berbagai persoalan yang penting bagi komunitas dan masyarakat. Dialog kami dengan Eileen Gu mencerminkan hal itu. Di balik pencapaiannya yang luar biasa, perjalanan hidup Eileen Gu mengajak kita merenungkan pilihan pribadi dan proses bertumbuh. Hal ini relevan bagi mahasiswa, alumni, dan masyarakat luas. Perbincangan seperti ini mendorong kita untuk merefleksikan kehidupan sendiri, memperluas sudut pandang, serta melihat berbagai potensi baru, baik bagi diri sendiri maupun orang lain."

Dialog tentang tentang Cara Mengembangkan Potensi Diri

Lewat dialog tersebut, Gu berbagi pengalaman tentang peran dukungan terhadap sesama dan kebebasan menekuni minat dalam perjalanan kariernya hingga menjadi atlet ski gaya bebas yang paling berprestasi, serta sukses meraih enam medali Olimpiade dari dua edisi. Berbicara tentang peluang bagi perempuan, ia menekankan pentingnya tumbuh dan maju bersama. "Yang terpenting, kita maju bersama dan saling mendukung agar semua orang bisa berkembang," kata Gu.

Gu mengenang masa ketika ia menjadi satu-satunya anak perempuan di tim ski junior. Saat itu, ia ingin merasa diterima dan menjalin persahabatan dengan rekan-rekannya. Berbagai tantangan yang mereka hadapi bersama di lintasan ski turut membantu Gu menjalin kedekatan dengan anggota tim dan merasa diterima. Menurut Gu, kita perlu menciptakan sebuah lingkungan yang mendorong orang agar berani mengambil langkah pertama dan mencoba tanpa takut gagal.