Bagi Fannita, Jadi Aku (Sekali Saja) punya makna mendalam tentang keinginan seseorang untuk dimengerti. Terutama ketika perasaan dan perjuangan yang dialami tak selalu bisa dipahami orang lain.
"Terkadang, kita ingin orang lain mencoba berada di posisi kita, supaya mereka mengerti apa yang kita rasakan dan lalui. Lewat lagu ini, aku ingin pendengar tahu bahwa setiap orang punya perasaan dan perjuangannya masing-masing yang belum tentu bisa dipahami orang lain," tuturnya.
Fannita mengaku pengalaman pribadi membuatnya lebih mudah menghayati lagu tersebut. Ada kalanya, seseorang ingin orang lain merasakan sendiri situasi yang sedang dihadapinya agar bisa memahami perasaan yang selama ini sulit dijelaskan.
Namun, menghayati lagu yang sarat emosi ini ternyata bukan perkara mudah bagi Fannita. Ia mengaku harus berjuang mengendalikan perasaan saat proses rekaman agar bisa menyampaikan emosi tanpa kehilangan kontrol vokal.
"Jujur, tantangan terbesar buat aku adalah mengendalikan emosi saat proses rekaman. Karena lagu ini cukup emosional buat aku, kadang saat sudah terlalu menghayati, suara aku ikut bergetar dan perasaan jadi campur aduk," ungkapnya.