Ferdy Hasan mengatakan perjalanan Fasha menjadi sarjana tidaklah mudah. "Ada terapi demi terapi, pengobatan, doa, kesabaran, air mata, dan harapan yang tak pernah kami lepaskan. Sejujurnya, dahulu kami tidak pernah membayangkan Fasha dapat melangkah sejauh ini. Namun, hari ini kami belajar bahwa dengan ikhtiar, dukungan, kasih sayang, dan pertolongan Allah SWT, begitu banyak hal indah yang dapat terwujud," tulisnya. (Foto: dok Instagram ferdyhasan)
Ferdy Hasan lalu memberi pesan untuk para orang tua yang punya anak berkebutuhan khusus. "Kami berharap perjalanan Fasha dapat menjadi penyemangat bagi keluarga lainnya untuk tidak pernah berhenti berharap dan memperjuangkan impian anak-anak mereka. Setiap anak memiliki potensi, proses, dan waktunya sendiri untuk bertumbuh dan meraih cita-cita," tulisnya. (Foto: dok Instagram ferdyhasan)
Ferdy Hasan mengucapkan terima kasih ke semua pihak, terkhusus anaknya sendiri. "Terima kasih kepada Institut Pariwisata Trisakti, para dokter, terapis, dosen, dan teman-teman Fasha yang telah menerima, mendampingi, serta memberikan ruang yang aman bagi Fasha untuk belajar dan berkembang. Fasha, kami bangga bukan hanya karena gelar yang engkau raih, tetapi juga karena perjalanan panjang yang telah engkau lalui. Terima kasih telah mengajarkan kami arti kesabaran, keteguhan hati, dan rasa syukur yang sesungguhnya," tulisnya. (Foto: dok Instagram ferdyhasan)