NADIKABAR.COM — Sejumlah ganda putra Indonesia langsung berguguran di babak pertama Denmark Open 2026. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sebagai wakil tersisa enggan menjadikan status itu menjadi beban.

Di turnamen Super 750 Denmark Open, Indonesia mengirim lima wakil di sektor ganda putra. Namun, menurunkan pemain dengan jumlah terbanyak dibandingkan sektor lain tak membuat ganda putra Indonesia melangkah mulus di turnamen ini.

Tiga di antaranya kandas di babak pertama. Yakni Sabar Karyaman Gutama/Moh.Reza Parlevi Isfahani, Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Sedangkan satu wakil lainnya, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mundur karena Daniel mengalami cedera siku.

Fajar/Fikri menjadi satu-satunya wakil ganda putra yang tersisa. Juara China Open 2026 ini lolos ke babak kedua setelah mengalahkan pasangan Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dua gim langsung 24-22, 21-14.

"Sangat disayangkan memang teman-teman kami di ganda putra tidak bisa melaju ke babak selanjutnya. Tapi kami tidak mau memikirkan itu terlalu jauh, tidak mau menjadikan beban, kami mau fokus saja ke depan," kata Fajar dalam keterangannya melalui federasi.

Fajar ingin menjadikan status tersebut sebagai motivasi untuk terus memberikan hasil terbaik. Mereka berharap bisa meneruskan tren positif Asian Games ke Denmark Open.

"Ini jadi motivasi kami untuk terus berprestasi, kami mau meneruskan euforia keberhasilan sektor kami di Asian Games kemarin. Kami tidak boleh lengah," tegasnya.

Di babak 16 besar, Fajar/Fikri kembali melawan wakil tuan rumah. Kali ini, Christian Faust Kjaer/Rasmus Kjaer pada Kamis (15/10/2026).