Serangan pada Selasa malam itu disebut menyebabkan kebakaran kecil, sebelumnya juga terdengar dentuman keras di dekat markas besar Aramco. Mengutip dari Reuters, karyawan Aramco diperintahkan untuk bekerja dari rumah (WFH) pada hari Rabu.
Adapun serangan yang didalangi kelompok Houthi sebelumnya terekam di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, ibu kota Arab Saudi. Sejumlah rekaman yang dirilis otoritas Saudi menunjukkan para jemaah yang sedang mengantre di salah satu terminal bandara, tiba-tiba dikejutkan oleh ledakan keras.
Otoritas Saudi melaporkan bahwa serangan menghantam area bandara sipil tersebut pada Sabtu (10/10) dan Minggu (11/10) waktu setempat, saat Riyadh terseret ke dalam konflik Yaman yang kembali berkobar sejak Juli lalu. Houthi telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan-serangan tersebut.