NADIKABAR.COM β€” Tim SAR gabungan mencari dua nelayan asal Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, yang dilaporkan hilang saat hendak kembali ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tawang pada Senin (12/10) malam, setelah kapal mereka ditemukan di sekitar perairan Pantai Watu Murep.

Kedua nelayan tersebut adalah Mislan (68) dan Budianto (65), warga Desa Jetak, Kecamatan Tulakan. Keduanya belum ditemukan hingga Selasa.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian melalui pemantauan darat dan penyisiran laut dengan mempertimbangkan kondisi gelombang.

Kepala Tim SAR Trenggalek Muhammad Jazuli Prasetyo mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Selasa pagi dan langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian.

β€œDari keterangan awal, dua nelayan yang dilaporkan hilang diindikasikan hendak kembali ke TPI Tawang,” katanya.

Jazuli menduga kedua nelayan tersebut mengalami kesulitan menentukan jalur kembali akibat kondisi perairan pada malam hari. Gelombang laut yang cukup tinggi diduga turut memengaruhi kejadian tersebut.

Dalam operasi pencarian, SAR Trenggalek mengerahkan lima personel dan berkoordinasi dengan instansi terkait serta nelayan setempat.

Tim SAR gabungan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, Polres Pacitan, unsur TNI, dan nelayan setempat.

Jazuli mengatakan pencarian dilakukan melalui pemantauan di darat dan upaya penyisiran di laut. Namun kondisi gelombang yang dilaporkan cukup tinggi berdasarkan pengecekan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membuat pencarian di laut belum dapat dilakukan secara maksimal.

β€œKami belum bisa maksimal untuk pencarian di laut, karena gelombangnya cukup tinggi. Kami juga berupaya memaksimalkan pencarian dari darat,” ujarnya.

Hingga Selasa, tim SAR gabungan masih berupaya menemukan kedua nelayan tersebut.

Pencarian di laut, kata dia, akan mempertimbangkan perkembangan kondisi cuaca dan gelombang untuk menjaga keselamatan personel yang bertugas.