NADIKABAR.COM — Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang Ahmad Nuri mengatakan akan mulai menggerakkan pemuda kampung untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dia akan berkoordinasi dengan Polresta Serang Kota untuk menguatkan peran pemuda.
Nuri mengatakan di kampung-kampung Kota Serang terdapat tokoh-tokoh pemuda yang mengurusi berbagai hal. Mereka berada di luar organisasi Karang Taruna dan organisasi kepemudaan lainnya.
"Kami memiliki skema baru bahwa di bidang pemuda ada pemuda kampung yang dipilih oleh masyarakat, yang belum pernah tersentuh oleh negara. Dinas Pemuda harus mendorong ke arah sana, menyentuh ketua pemuda di kampung untuk diberdayakan," kata Nuri kepada wartawan, Rabu (14/10/2026).
Dia menyebut para pemuda ini mengurusi berbagai hal, termasuk menjaga kampung. Karena itu, peran pemuda perlu dikolaborasikan dengan polisi agar lebih terarah.
"Karena kan sekarang juga tagline Polisi Bersama Masyarakat, maka kita harus perkuat kolaborasi dan koordinasi agar ketua pemuda ini ikut menjaga kampung," katanya.
Menurut Nuri, tokoh atau pentolan pemuda ini sudah lama tidak tersentuh. Hal itu, menurutnya, turut menyebabkan banyaknya keributan di kampung yang melibatkan pemuda.
"Pemuda ini harus diberdayakan, karena sudah lama tidak tersentuh," ujar Nuri.
Pemkot Serang akan merancang pemberdayaan ini melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk bidang kesehatan, pendidikan, dan lingkungan hidup. Pemuda diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam menangani isu-isu krusial, seperti pengelolaan sampah lokal hingga penguatan ekonomi mandiri.
"Pemberdayaan ini akan dikerjasamakan dengan beberapa leading sector, seperti kesehatan, pendidikan, dan lingkungan-misalnya pemuda yang bergerak di bidang pengelolaan sampah serta ekonomi mandiri. Karena kata Bung Karno, 'Berikan aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia'," ucapnya.