NADIKABAR.COM — Google memperkenalkan perangkat pelacak kebugaran terbaru bernama Fitbit Edge pada 12 Oktober 2026. Perangkat ini hadir dengan layar sentuh AMOLED, GPS terintegrasi, fitur pemantauan kesehatan, serta baterai yang diklaim mampu bertahan hingga tujuh hari dalam sekali pengisian daya.

Fitbit Edge dirancang untuk pengguna yang membutuhkan fitur pemantauan aktivitas dan kesehatan tanpa harus menggunakan smartwatch berukuran besar. Perangkat ini menempati segmen di antara Fitbit Air yang tidak memiliki layar dan lini jam tangan pintar Pixel Watch.

Berdasarkan informasi resmi Google, Fitbit Edge mulai tersedia untuk pemesanan awal pada 12 Oktober 2026 dan dijadwalkan mulai dijual pada 27 Oktober 2026. Google juga memberikan akses Google Health Premium selama tiga bulan bagi pembeli perangkat tersebut.

Google Fitbit Edge dibanderol mulai dari 179,99 dolar AS atau sekitar Rp3 juta berdasarkan perkiraan kurs, sebelum pajak dan biaya impor. Harga tersebut merupakan harga di pasar Amerika Serikat dan belum tentu sama dengan harga ketika perangkat dipasarkan di negara lain.

Google juga menawarkan edisi khusus Stephen Curry dengan harga 219,99 dolar AS. Edisi ini hadir dengan tali khusus yang dikembangkan bersama pebasket NBA Stephen Curry.

Hingga berita ini ditulis, harga resmi dan jadwal pemasaran Fitbit Edge di Indonesia belum dapat dipastikan dari informasi yang tersedia. Karena itu, harga dalam rupiah masih berupa perkiraan konversi, bukan harga resmi untuk pasar Indonesia.

Fitbit Edge menggunakan layar AMOLED berwarna berukuran 1,34 inci dengan fitur always-on display. Layar tersebut memungkinkan pengguna melihat informasi aktivitas dan notifikasi tanpa harus selalu mengaktifkan layar secara manual.

Perangkat ini memiliki dimensi 39,22 x 25,56 mm dengan ketebalan sekitar 11,58 mm. Bobotnya mencapai 17,7 gram tanpa tali, sedangkan bagian casing menggunakan aluminium daur ulang. Fitbit Edge juga dilengkapi tombol fisik di bagian samping untuk memudahkan navigasi.

Dari sisi konektivitas, perangkat ini mendukung Bluetooth 5.4 dan GPS terintegrasi yang dapat digunakan untuk melacak aktivitas luar ruangan tanpa harus selalu membawa ponsel. Fitbit Edge juga dilengkapi sensor altimeter untuk mengukur perubahan ketinggian saat pengguna berlari atau melakukan aktivitas fisik lainnya.

Google membekali Fitbit Edge dengan sejumlah fitur untuk memantau aktivitas fisik dan kondisi tubuh. Perangkat ini mendukung pelacakan lebih dari 50 jenis latihan, pemantauan detak jantung sepanjang hari, pengukuran kadar oksigen dalam darah (SpO2), serta pemantauan kualitas tidur.

Fitbit Edge juga menyediakan fitur elektrokardiogram (EKG) untuk membantu memeriksa irama jantung, pelacakan suhu kulit, pemantauan siklus menstruasi, dan notifikasi detak jantung yang tidak normal. Namun, ketersediaan beberapa fitur kesehatan dapat berbeda menurut negara dan wilayah.

Perangkat ini turut mendukung Google Health Coach yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan Gemini untuk memberikan rekomendasi latihan dan panduan kebugaran yang disesuaikan dengan aktivitas pengguna.

Fitur tersebut memerlukan langganan Google Health Premium. Pembeli Fitbit Edge mendapatkan akses gratis selama tiga bulan, sedangkan penggunaan berikutnya mengikuti ketentuan langganan yang berlaku. Google menegaskan bahwa fitur pemantauan kesehatan dan Health Coach tidak dimaksudkan untuk menggantikan diagnosis atau saran medis profesional.

Baterai diklaim bertahan hingga tujuh hari

Salah satu keunggulan Fitbit Edge adalah daya tahan baterainya yang diklaim mencapai tujuh hari dalam sekali pengisian. Perangkat ini juga mendukung pengisian cepat, dengan pengisian selama lima menit diklaim cukup untuk menyediakan daya hingga satu hari penggunaan.

Meski demikian, daya tahan baterai sebenarnya dapat berbeda bergantung pada pengaturan, fitur yang digunakan, lingkungan, dan pola pemakaian. Google juga menyebut Fitbit Edge sebagai pelacak kebugaran pertamanya yang dirancang agar dapat diperbaiki, termasuk dengan baterai yang bisa diganti pengguna. blog.google

Untuk ketahanan terhadap air dan debu, perangkat ini memiliki rating 5 ATM dan IP68. Meski demikian, rating tersebut bukan berarti perangkat sepenuhnya kedap air atau kebal terhadap semua kondisi paparan air.

Kompatibel dengan Android dan iPhone

Fitbit Edge dapat digunakan dengan sebagian besar ponsel yang menjalankan Android 11 atau versi lebih baru serta iPhone dengan iOS 16.4 atau versi lebih baru. Pengguna memerlukan akun Google dan aplikasi Google Health untuk mengakses fitur perangkat.

Selain memantau kebugaran, perangkat ini dapat menampilkan notifikasi panggilan dan pesan, informasi cuaca, kontrol media, serta informasi aktivitas harian. Namun, Fitbit Edge lebih berfokus pada pelacakan kebugaran dibandingkan fungsi smartwatch lengkap.

Dengan layar AMOLED, GPS terintegrasi, fitur pemantauan kesehatan, dan baterai yang diklaim tahan hingga tujuh hari, Google Fitbit Edge menjadi pilihan baru bagi pengguna yang menginginkan perangkat kebugaran berukuran ringkas. Meski begitu, konsumen di Indonesia masih perlu menunggu kepastian harga dan ketersediaan resmi sebelum memutuskan untuk membelinya.