NADIKABAR.COM — Seekor orang utan terlihat berjalan di tepi Jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Orang utan tersebut diduga mencari makanan setelah habitatnya terbakar.

Pemandangan tersebut sontak menjadi perhatian warga pada Selasa (13/10). Seorang warga sekitar bernama Sano menceritakan bahwa salah satu warga yang iba sempat berhenti di lokasi dan meletakkan buah-buahan untuk orang utan tersebut.

"Tadi ada ibu-ibu sempat berhenti dan memberikan buah-buahan, ditaruh begitu saja. Orang utan lalu menghindar dan tidak lama kemudian orang utan tersebut balik dan membawa buah-buahan," kata Sano Rabu (14/10/2026).

Orang utan diduga masuk ke permukiman warga karena kurangnya ketersediaan pakan di habitat asli mereka. Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Pangkalan Bun, Balai KSDA Kalimantan Tengah, Handi Nasoka, meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan orang utan yang diduga terdampak karhutla.

Handi mengatakan, jika diperlukan, petugas akan melakukan penyelamatan atau rescue sesuai kondisi di lapangan. Masyarakat yang menemukan orang utan di sekitar jalan raya dapat menghubungi BKSDA melalui nomor 08115218500.

"Terkait keberadaan OU di Jalan Lintas Kotawaringin, kami mengharapkan masyarakat yang melihat OU yang terdampak karhutla agar segera melapor ke BKSDA untuk segera kami lakukan rescue," ujar Handi.

"Lebih baik menjaga jarak, tidak mengerumuni, serta tidak mencoba menangkap atau menyentuh orang utan. Satwa tersebut dapat mengalami stres ketika berada dekat manusia sehingga penanganannya perlu dilakukan oleh petugas yang berwenang," katanya.