Usaha tahu gejrot yang dikelolanya merupakan warisan keluarga yang telah diteruskan sejak 2010. Saat ini, usahanya memiliki tujuh cabang di Bekasi.
Menurut Abi, persaingan usaha kuliner menuntut pelaku usaha untuk menjaga kualitas rasa dan pelayanan, sekaligus memanfaatkan media sosial untuk menjangkau konsumen.
Ia menggunakan platform seperti TikTok dan Instagram untuk memperkenalkan produknya. Melalui keikutsertaan dalam festival, ia juga berharap calon konsumen dapat mengenal mereknya dan mencari produknya setelah acara berakhir.
“Semoga aja bisa ikut lagi di tahun-tahun berikutnya, dan paling pertama kita untuk perputaran ekonominya, sama branding kita,” ujarnya.