NADIKABAR.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Sumatera Utara, menyebutkan sebanyak 1.222 Kepala Keluarga (KK) mengungsi akibat bencana banjir yang melanda Kota Binjai.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara (Sumut) Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan banjir yang melanda kota tersebut terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak Sabtu (10/10) hingga Minggu (11/10).
"Berdasarkan laporan yang diterima, banjir melanda dua kecamatan," ujar Sri Wahyuni di Medan, Selasa.
Sri Wahyuni mengatakan banjir yang berdampak pada 1.222 KK atau 4.554 jiwa tersebut melanda Kecamatan Binjai Selatan dan Kecamatan Binjai Kota.
Kecamatan Binjai Kota merupakan daerah yang paling terdampak dengan 685 KK atau 2.648 jiwa terdampak yang tersebar di tiga kelurahan.
Sementara Kecamatan Binjai Selatan, lanjutnya, tercatat banjir melanda dua kelurahan yang mengakibatkan 537 KK atau 1.906 jiwa terdampak.
Yuyun, sapaan akrabnya, mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan pemerintah setempat dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.
Ia mengatakan pemerintah kota setempat melakukan koordinasi dengan pemangku kebijakan terkait serta menurunkan personel untuk membantu warga terdampak banjir.
Selain itu, kata dia, BPBD Sumut juga melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi tersebut.
"Berdasarkan laporan air sudah surut," ujar Sri Wahyuni Pancasilawati.