NADIKABAR.COM — Produsen mobil terbesar Korea Selatan Hyundai Motor Co. akan meningkatkan kapasitas produksi pabrik baru mereka di India pada 2030.

Pabrik Hyundai di Pune, melansir kantor berita Yonhap, Rabu, mulai beroperasi per Selasa (13/10) dengan kapasitas produksi tahunan sebanyak 170.000 unit kendaraan. Kapasitas tersebut dijadwalkan meningkat menjadi 320.000 unit pada 2030.

Pembangunan pabrik di Indonesia menjadi salah satu strategi mereka untuk berekspansi secara global. India merupakan salah satu pasar utama perusahaan tersebut.

Dengan penambahan fasilitas baru tersebut, Hyundai kini mengoperasikan tiga pabrik produksi di India, yakni dua di Chennai dan satu di Pune. Ketiga pabrik itu memiliki kapasitas produksi gabungan hampir satu juta kendaraan per tahun.

"Selama 30 tahun terakhir, India telah menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan global Hyundai Motor, dan penyelesaian pabrik baru di Pune akan menandai babak baru bagi perusahaan di India," kata Executive Chair Hyundai Motor Group Euisun Chung.

Model pertama yang akan diproduksi di pabrik Pune adalah Venue, kendaraan jenis sport utility vehicle (SUV) kompak yang akan dipasarkan di India dan diekspor ke sekitar 30 negara, kata perusahaan.

Selama bertahun-tahun, Hyundai telah memperkenalkan berbagai model di India, termasuk hatchback i10 dan i20, sedan subkompak Verna, SUV Creta, Creta EV bertenaga listrik penuh, SUV Exter, dan SUV Alcazar.

Tahun lalu, perusahaan menjual 398.937 unit SUV di India, atau sekitar 70 persen dari total penjualannya di negara tersebut.

Hyundai mengakuisisi pabrik tersebut dari General Motors Co. pada 2023 setelah operasionalnya dihentikan selama beberapa tahun akibat pandemi COVID-19.

Perusahaan menginvestasikan 1 triliun won Korea Selatan (sekitar Rp13 triliun) untuk mengubah fasilitas tersebut menjadi pabrik produksi ketiganya di India.