Sementara, Kepala BPSDM Imipas Tito mengatakan calon taruna yang mendaftar berjumlah 1.840 orang. Seleksi kesehatan dibagi menjadi lima gelombang.

Tito menjelaskan alasan memilih RS Bhayangkara Brimob terkait proses seleksi. Dia mengatakan kelengkapan alat medis dan tenaga medis di RS Brimob menjadi alasan.

"Kenapa kita harus kenapa kita memilih Rumah Sakit Brimob, kita sebelumnya juga sudah menjajaki dan berpartisipasi di Poltek sebelumnya, kita juga di Brimob dan kita melihat fasilitasnya sekarang tambah canggih dan tadi-tadi juga proses juga cepat karena canggihnya alat dan tenaga medisnya juga banyak. Jadi kita memilih di Brimob ini," ujarnya.