NADIKABAR.COM — Portugal sukses meraih empat kemenangan beruntun selama jeda internasional kali ini, tiga di antaranya tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo di lapangan. Apakah itu pertanda mereka sudah siap hidup tanpa sang legenda?

Pemberitaan Ronaldo cabut dari kamp Portugal menjadi topik yang membayangi perjalanan Bruno Fernandes dkk di fase grup UEFA Nations League kali ini. Usai hanya bermain sekitar satu jam melawan Wales di laga pertama, ia lalu diparkir saat mengalahkan Norwegia di laga kedua.

Pelatih Jorge Jesus saat itu mengaku hendak mengistirahatkan Ronaldo, namun sang striker memilih pergi meninggalkan timnas usai tahu ia tak akan jadi starter saat melawan Denmark di partai ketiga. Dari situ, sudah tak ada lagi nama Ronaldo di bench hingga laga terakhir melawan Norwegia.

Meski demikian, laju Portugal terbukti tetap mulus di tengah sorotan sana-sini. Setelah menang 1-0 atas Wales di Lisbon, mereka dua kali menekuk Norwegia dengan skor 2-1 di Oslo dan Porto serta menang 4-2 atas Denmark di Kopenhagen.

Tanpa Ronaldo yang berstatus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Portugal, mereka tetap mampu mencetak sembilan gol dari empat laga. Goncalo Ramos dan Joao Felix berhasil unjuk gigi dengan mencetak masing-masing tiga gol, seolah menegaskan bahwa lini serang mereka baik-baik saja.

"Saya sangat percaya dengan tim ini, tapi mungkin saya tidak menyangka bisa meraih empat kemenangan dari empat pertandingan pertama," ujar Jesus.

Pelatih 72 tahun itu juga menegaskan masih membuka pintu untuk Ronaldo jika ia masih ingin kembali ke Timnas Portugal. "Cris harus mengambil keputusan akan hidupnya sebelum panggilan berikutnya (pada November)," katanya.

Jika Ronaldo ingin pensiun dari timnas, kabarnya Federasi Sepakbola Portugal (FPF) akan menyiapkan laga perpisahan yang layak untuknya. Toh jika melihat kontrak bermainnya di Al Nassr yang hanya sampai 2027, waktu yang tersisa untuk kariernya memang tak banyak.

Status Ronaldo sendiri sebagai legenda sudah dipastikan aman. Namun satu hal yang tampak jelas, kini Portugal baik-baik saja tanpa kehadiran sang megabintang.