NADIKABAR.COM β Direktur Komersial PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Veri Y. Setiady menargetkan penciptaan destinasi wisata baru di Indonesia dengan mempromosikan atraksi budaya dari masing-masing daerah.
βPengelola bandara ini sangat berharap kami bisa menciptakan banyak destinasi-destinasi baru di Indonesia,β ujar Veri dalam acara konferensi pers Gandrung Sewu 2026 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu.
Salah satu langkah yang dilakukan oleh InJourney Airports untuk merealisasikan target tersebut adalah mendukung berbagai kegiatan festival, atraksi budaya, dan keunggulan-keunggulan destinasi di semua daerah di Indonesia lewat promosi.
Dengan demikian, tutur Veri melanjutkan, masyarakat akan memiliki alasan untuk berkunjung ke destinasi-destinasi yang dipromosikan oleh InJourney Airports.
βKarena ketika kami menjual konektivitas, kami juga menjual potensi daerah, menjual atraksi daerah. Biasanya kami akan membantu berbicara dengan maskapai penerbangan untuk meningkatkan lebih banyak penerbangan, apalagi kalau ada acara spesial,β kata Veri.
Oleh karena itu, Veri menyatakan InJourney Airports siap mendukung atraksi-atraksi budaya dan festival di berbagai destinasi.
Veri menyampaikan, selain menghubungkan manusia dari satu tempat ke tempat lain, InJourney Airports juga berperan dalam menghubungkan Indonesia dengan Indonesia.
βKami harapkan ini menjadi daya tarik bagaimana membuat mereka mau mengunjungi suatu daerah,β kata Veri.
Pernyataan tersebut terkait dengan festival Gandrung Sewu 2026 akan digelar pada 22β24 Oktober 2026 di Banyuwangi, Jawa Timur.
Agenda tari kolosal Gandrung Sewu 2026 yang akan digelar di Pantai Marina Boom Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (24/10) malam, juga diikuti ratusan penari dari berbagai daerah di Indonesia.
Untuk pertama kalinya, acara puncak digelar pada malam hari, ketika biasanya digelar pada sore hari. Tahun ini, festival tersebut mengangkat konsep glow in the dark.