NADIKABAR.COM — Empat pejabat yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Kamis tercatat memiliki harta kekayaan berkisar Rp2,14 miliar hingga Rp7,17 miliar berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Keempat pejabat tersebut adalah Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) Satyawan Pudyatmoko, Wakil Kepala BPGMN Sriyanto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kristomei Sianturi, serta Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet.

Presiden melantik mereka di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10), bersama sejumlah pejabat lainnya. Pelantikan pimpinan BPGMN dan BNPB juga telah dikonfirmasi melalui keterangan resmi kepresidenan.

Berikut rincian harta kekayaan keempat pejabat berdasarkan data LHKPN yang tercantum dalam sistem KPK.

1. Kepala BPGMN Satyawan Pudyatmoko

Satyawan tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp3.755.000.000 atau sekitar Rp3,75 miliar.

Laporan tersebut disampaikan pada 5 Februari 2026 ketika ia menjabat Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan.

Aset yang dilaporkan meliputi satu bidang tanah dan bangunan serta tujuh bidang tanah di Sleman dan Boyolali.

Ia juga melaporkan satu mobil Toyota Yaris tahun 2018, sepeda motor Honda CBR tahun 2021 dan Honda Supra X tahun 2010, harta bergerak lainnya, serta kas dan setara kas.

Sriyanto tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp7.171.029.568 atau sekitar Rp7,17 miliar, tertinggi di antara empat pejabat tersebut.

Laporan terakhir disampaikan pada 27 Januari 2026 ketika ia menjabat Kepala Kelompok Staf Ahli Panglima Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten.

Asetnya meliputi satu bidang tanah dan bangunan serta empat bidang tanah yang tersebar di Karanganyar, Karawang, dan Bogor.

Sriyanto juga melaporkan mobil Hyundai Creta tahun 2023, Nissan Terra tahun 2018, sepeda motor Honda BeAT tahun 2023, serta kas dan setara kas.

Kristomei tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp2.139.412.136 atau sekitar Rp2,14 miliar, terendah di antara keempat pejabat tersebut.

Laporan itu disampaikan pada 27 Februari 2026 ketika ia menjabat Panglima Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten.

Harta yang dilaporkan terdiri atas sebidang tanah di Magelang serta kas dan setara kas.

4. Wakil Menteri Pertanian Alim Setiawan Slamet

Alim tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp4.429.124.762 atau sekitar Rp4,43 miliar.

Laporan terakhir disampaikan pada 3 Maret 2026 ketika ia menjabat Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB).

Asetnya meliputi empat bidang tanah dan bangunan di Bogor, mobil Geely SUV tahun 2025, Toyota Fortuner SUV tahun 2022, sepeda motor Yamaha NMAX tahun 2022, harta bergerak lainnya, serta kas dan setara kas.

Seluruh angka tersebut merupakan harta kekayaan yang dilaporkan kepada KPK sebelum para pejabat menduduki jabatan barunya, bukan hasil penilaian kekayaan pada hari pelantikan.

Masyarakat dapat mengakses dan memeriksa data laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) melalui laman resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di https://elhkpn.kpk.go.id/.