NADIKABAR.COM β PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta telah menangani 3.634 barang tertinggal di kereta api maupun area stasiun sepanjang Januari hingga September 2026 dengan total estimasi nilai Rp4,46 miliar.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan temuan barang tertinggal itu terdiri atas 1.144 barang berharga, 2.232 barang kategori biasa, dan 258 makanan.
βMelalui layanan Lost and Found, sebanyak 2.089 barang telah dikembalikan kepada pemiliknya,β kata Franoto dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu.
Franoto mengatakan pengembalian barang dilakukan setelah petugas memverifikasi kepemilikan untuk memastikan barang diterima oleh pihak yang tepat.
Secara keseluruhan, sebanyak 3.491 barang atau 96,06 persen dari total barang temuan telah selesai diproses.
Jumlah tersebut mencakup 2.089 barang yang dikembalikan kepada pemilik, 75 barang kategori makanan yang dimusnahkan, serta 1.327 barang yang diserahkan kepada lembaga sosial atau kepolisian.
Adapun 143 barang lainnya atau 3,94 persen masih dalam penanganan.
Franoto menyampaikan penumpang kereta yang mengalami barang tertinggal di dalam kereta api maupun di area stasiun dapat melapor kepada kondektur, customer service, atau petugas keamanan. Informasi dan bantuan lebih lanjut juga dapat diperoleh melalui Contact Center KAI 121.
Untuk memudahkan penelusuran dan verifikasi, pelanggan diharapkan menyiapkan bukti tiket, informasi perjalanan, lokasi terakhir barang terlihat, serta ciri-ciri atau bukti kepemilikan barang.
Layanan Lost and Found membantu proses penelusuran, pendataan, penyimpanan, dan pengembalian barang yang ditemukan petugas atau diserahkan oleh pihak lain.
βKami berupaya membantu pelanggan melalui layanan Lost and Found. Menjaga barang tetap dalam pengawasan dan melakukan pemeriksaan sebelum meninggalkan kereta maupun stasiun menjadi langkah utama untuk mencegah barang tertinggal,β demikian kata Franoto.