Tito menyampaikan upaya intensif yang dilakukan pemerintah tersebut bisa menjadi inspirasi pemerintah daerah (Pemda) setempat untuk melakukan percepatan pemulihan. Apalagi, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan atensi khusus berupa pemberian tambahan bantuan anggaran kepada daerah sebanyak tiga kali.

Pertama, bantuan diberikan sebesar Rp 4 miliar untuk tambahan Belanja Tidak Terduga (BTT) bagi masing-masing 52 kabupaten/kota di tiga provinsi, serta sebanyak Rp20 miliar untuk masing-masing 3 provinsi.

Kedua, Bantuan keuangan Presiden Tambahan TKD sebesar 10,64 triliun pada Februari lalu. Ketiga, Bantuan Keuangan Presiden melalui TKD sebesar 1,4 triliun bagi Provinsi, Kabupaten, dan Kota terdampak bencana Sumatera.

Melalui dukungan ini, Tito berharap daerah dapat melakukan percepatan pemulihan. Pasalnya, berdasarkan data Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri per 12 Oktober 2026, masih ada daerah yang realisasi anggaran Transfer ke Daerah (TKD) tambahannya belum optimal dan di bawah 50 persen.

Tito pun berharap gerak cepat Menkes dalam mendorong pemulihan pascabencana dapat memacu kinerja daerah lebih maksimal.