Terkait data kasus DBD secara terperinci, Dinkes menyatakan akan melakukan pengecekan kembali. Hal ini menyusul pertanyaan mengenai laporan 1.314 kasus DBD di Jakarta Selatan hingga September dan lima kematian di Jakarta Timur hingga Agustus.
Dinkes menyebut hingga saat itu belum menerima laporan kasus kematian akibat DBD dalam data yang dimiliki.
"Tapi sampai dengan hari ini di data kami belum ada laporan tentang kasus DBD yang meninggal. Nanti saya akan cek lagi sumbernya dari mana," katanya.
Dinkes memastikan pemantauan terus dilakukan untuk melihat perkembangan kasus sekaligus menentukan langkah pencegahan yang diperlukan.