NADIKABAR.COM — Jumlah kasus terkonfirmasi Ebola di Republik Demokratik Kongo kini menembus angka 9.144 kasus, dengan 4.410 kasus kematian, kata Lembaga Nasional Kesehatan Masyarakat Kongo (INSP).

"Dalam 24 jam terakhir, tercatat 79 kasus baru, 29 kematian, dan 29 pasien sembuh. Dengan demikian, total kasus kini mencapai 9.144, termasuk 4.410 kematian sejak terjadi wabah," menurut pernyataan INSP pada Rabu (14/10).

Organisasi kemanusiaan internasional Doctors Without Borders (MSF) pekan lalu menyatakan situasi kasus penyakit Ebola di Provinsi Kivu Utara semakin tidak terkendali.

Ebola di Kongo mulai mewabah sejak April 2026. Hingga kini, baik vaksin maupun pengobatan untuk jenis baru Ebola Bundibugyo belum memiliki izin resmi.

Namun demikian, data laboratorium menunjukkan vaksin Ebola Ervebo, yang dikirim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ke Kongo, mungkin dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit tersebut.

Pada 20 Agustus lalu, WHO melaporkan telah mengirim 70 ribu dosis vaksin Ervebo ke Kongo. Vaksin tersebut untuk melindungi tenaga kesehatan dan keperluan uji klinis.

Penerjemah: Asri Mayang Sari