NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, menegaskan, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa, sekaligus sarana untuk mempermudah akses warga terhadap berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Kementerian Koperasi akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan koperasi tetap berjalan secara berkelanjutan, bukan hanya aktif ketika mendapat kunjungan atau pendampingan, katanya di Magelang, Kamis, saat meninjau KDMP Tanjung di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

Ia menuturkan, pemantauan tersebut juga mencakup pemenuhan barang yang belum tersedia, percepatan pasokan komoditas yang memiliki permintaan tinggi, serta kelancaran sistem pemesanan dan distribusi barang.

"Kita terus dorong kehadiran kita untuk memastikan rantai suplainya ini lancar, jumlahnya sesuai dengan kebutuhan, transaksinya terjamin, alhamdulillah bisa cash maupun cashless, dan itu yang kita pastikan," katanya.

Berdasarkan hasil kunjungan ke enam titik tersebut di sekitar Borobudur, ia menyebut belum ditemukan kendala berarti dalam operasional koperasi. Tantangan utama saat ini adalah meningkatkan literasi, pemahaman, dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan serta manfaat KDMP.

Meskipun demikian, ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang dinilai terus meningkat.

Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam menyebarluaskan informasi agar masyarakat mengetahui keberadaan koperasi di desa masing-masing dan memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurut dia, dengan penguatan koordinasi pengelola, kelancaran rantai pasok, serta peningkatan sosialisasi, KDMP diharapkan dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.