Total keseluruhan siswa terhitung ada 400 orang, sedangkan ruang kelas yang tersedia hanya 12. Menurutnya, jumlah ruangan di sekolah tidak menampung ketersediaan siswa.

"Masih kekurangan kelas karena siswanya di Banjarwangi paling banyak," kata Alis.

Saat ini katanya, beberapa ruang kelas juga sudah mengalami kerusakan pada bagian dinding dan plafon. Ia mengungkapkan bangunan yang ada, sudah 25 tahun belum ada bantuan perbaikan.