Ia berharap alumni pelatihan dapat membawa dampak nyata bagi daya tarik pariwisata daerah setelah kembali ke desa masing-masing.

"Harapannya masyarakat yang dilatih hari ini mampu mengaplikasikan ilmunya di daerah asal. Ini akan menjadi daya tarik tersendiri agar Kabupaten Serang ke depan bisa dikenal sebagai daerah racikan kopi yang mendunia," ujarnya.