NADIKABAR.COM — Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut turunnya harga patokan ekspor (HPE) dan harga referensi (HR) komoditas emas pada periode kedua Oktober 2026 dipengaruhi oleh menguatnya nilai mata uang utama global.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana menjelaskan HPE Emas turun sebesar 3,15 persen selama periode pengumpulan data. Tren serupa juga terjadi pada HR emas yang pergerakannya turut dipengaruhi dinamika pasar global.

"Penurunan HPE dan HR emas pada periode kedua Oktober 2026 dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti menguatnya nilai tukar mata uang utama global serta meningkatnya imbal hasil obligasi di pasar internasional sehingga orang-orang mengalihkan investasi emas ke obligasi," kata Tommy dalam keterangan di Jakarta, Kamis.