NADIKABAR.COM — Kementerian Kesehatan merencanakan pembangunan empat puskesmas baru di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, untuk meningkatkan pemerataan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah dengan jumlah penduduk yang dilayani melebihi 60.000 jiwa.
"Pembangunan Puskesmas baru tersebut didasarkan pada kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah dengan beban pelayanan tinggi. Puskesmas yang melayani lebih dari 60.000 jiwa akan dibangun Puskesmas baru untuk pemerataan akses layanan kesehatan. Kebetulan di Demak sesuai data ada empat Puskesmas yang melayani lebih dari 60.000 jiwa," kata Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus saat meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Kecamatan Karanganyar, Demak, Rabu.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Wakil Menteri Kesehatan didampingi Bupati Demak Eisti'anah dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak dr. Ali Maimun.
Benjamin mengatakan dukungan pemerintah pusat tidak hanya berupa pembangunan gedung, tetapi juga penyediaan peralatan untuk menunjang pelayanan kesehatan di Puskesmas.
Selain membangun empat Puskesmas baru berdasarkan kebutuhan jumlah penduduk, Kemenkes merencanakan pembangunan kembali tiga Puskesmas yang mengalami kerusakan.
Dengan demikian, Kabupaten Demak direncanakan mendapatkan tambahan tujuh Puskesmas baru, yang terdiri atas empat Puskesmas untuk pemerataan pelayanan dan tiga Puskesmas pengganti bangunan yang rusak.
Kemenkes juga merencanakan rehabilitasi terhadap 22 Puskesmas lainnya di Kabupaten Demak. Program pembangunan dan rehabilitasi tersebut dijadwalkan mulai dilaksanakan pada tahun depan.
Benjamin mengatakan program peningkatan fasilitas kesehatan itu juga mencakup perbaikan rumah sakit umum daerah (RSUD), termasuk RSUD Demak. Pelaksanaannya akan dikoordinasikan bersama pemerintah daerah, direktur rumah sakit, dan dinas kesehatan setempat agar sesuai dengan kebutuhan pelayanan.
Bupati Demak Eisti'anah mengungkapkan fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Demak, terdiri enam rumah sakit, 27 Puskesmas, dan 102 klinik maupun dokter praktik mandiri.
Melalui fasilitas kesehatan tersebut, kata dia, Kabupaten Demak sudah mencapai 46,13 persen atau 583.665 orang dalam layanan cek kesehatan gratis (CGK), sehingga sudah mencapai target nasional sebesar 46 persen dari jumlah penduduk.
Melalui pembangunan dan rehabilitasi tersebut, pemerintah daerah berharap fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama semakin memadai dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih merata.