Salah satu yang didiskusikan adalah ekosistem layanan perumahan nasional. Konsep tersebut mencakup keterhubungan data antarinstansi, akses informasi terpusat, penentuan kriteria penerima program, akses pembiayaan, hingga penyederhanaan proses layanan berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, pertemuan turut membahas penguatan sistem merit sebagai bagian dari pengelolaan SDM aparatur. Penerapan sistem merit memungkinkan pengelolaan mobilitas, rotasi, dan pemanfaatan talenta dilakukan berdasarkan kompetensi serta kebutuhan organisasi.
AHY mengatakan pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk menyelaraskan pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Kemenko Infrawil, termasuk pengelolaan SDM dan percepatan program-program prioritas Presiden.