Menurut Kristomei, permasalahan bencana tidak bisa ditangani BNPB sendiri, perlu adanya rope analogy, atau analogi tali tambang. Semua kementerian, lembaga, TNI, Polri, BMKG, termasuk masyarakat, dan termasuk lembaga baru Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).

"Jadi, harus ada sinkronisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, termasuk masyarakat. Jangan hanya bertumpu pada lembaganya saja. Mari kita bekerja sama karena ini permasalahan kita bersama. Bukan hanya satu-dua orang yang terdampak, tetapi hampir semua orang yang tinggal di wilayah tersebut," ujarnya.

Sebagai pejabat baru, Kristomei akan melakukan konsolidasi internal terlebih dahulu, mempelajari situasi, sekaligus langsung bergerak cepat untuk penanggulangan bencana. Selain itu, Kristomei mengungkapkan arahan Prabowo.