NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue melalui Dinas Kelautan dan Perikanan menyatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI membangun 10 Kampung Nelayan Merah Putih di kabupaten kepulauan di Provinsi Aceh tersebut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Simeulue Supriman Juliansyah di Simeulue, Kamis, mengatakan semua proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Simeulue sudah resmi berkontrak.

"Saat ini, seluruh proyek kampung nelayan sudah berkontrak dan dibangun tahun ini. Bahkan sudah ada yang mulai mengerjakan pembangunan kampung nelayan," katanya.

Supriman Juliansyah mengatakan pembangunan 10 Kampung Nelayan Merah Putih tersebut seluruhnya bersumber dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI pada tahun anggaran 2026.

Ia menyebutkan nilai anggaran setiap kampung bervariasi mulai dari Rp4 miliar hingga Rp9,8 miliar. Sedangkan pembangun dengan nilai anggaran terbesar yakni di Desa Langi dan Desa Lugu Sebahak.

Adapun 10 lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tersebut yakni di Desa Lugu Sekbahak, Desa Muara Aman, dan Sambay di Kecamatan Teluk Dalam.

Kemudian, Desa Langi dan Desa Kampung Aie di Kecamatan Simeulue Tengah. Desa Amaiting Mulia dan Desa Linggi di Kecamatan Simeulue Timur, Desa Kahad di Kecamatan Teupah Tengah.

"Serta di Desa Nasrehe, Kecamatan Salang, Desa Latiung di Kecamatan Teupah Selatan, dan Desa Sigulai di Kecamatan Simeulue Barat," kata Supriman Juliansyah.

Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh. Pulau Simeulue berada di Samudra Hindia yang jaraknya sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatra.

Kabupaten Simeulue merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak tahun 1999. Kabupaten Simeulue memiliki 10 kecamatan dengan 138 gampong atau desa yang dihuni sekitar 96 ribuan jiwa.