Dalam pernyataan di media sosialnya yang dirilis 24 jam setelahnya, Lisandro mengaku berbicara demikian karena marah dan frustrasi akibat kekalahan dari Atletico. Bek asal Argentina itu hanya ingin MU bisa lebih kompetitif.

Lisandro juga menilai kesuksesan klub menjadi tanggung jawab bersama, termasuk para pemain. Ia percaya semua pihak di MU bekerja ke arah sana.

"Ketika bicara tentang ingin lebih, saya bicara soal ambisi yang harus kami semua miliki sebagai bagian dari klub ini. Untuk terus berkembang, menjadi lebih kuat, dan punya semua yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi. Ini adalah standar yang harus kami terapkan pada diri kami masing-masing, mulai dari saya," ucap Lisandro di akun media sosialnya, seperti dikutip Sky Sports.