Dalam audiensi itu, Pertamina memohon dukungan personel TNI untuk membantu pengamanan distribusi BBM di sejumlah SPBU di Bali.

Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, membantu mengendalikan antrean kendaraan, serta mencegah perselisihan antara masyarakat maupun dengan petugas SPBU.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan dukungan terhadap upaya menjaga kelancaran distribusi BBM.

Menurutnya, dukungan pengamanan diharapkan dapat membantu menciptakan situasi yang tertib dan kondusif sehingga pelayanan kepada masyarakat berlangsung aman dan lancar.

Sebelumnya, antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU di Bali dan memicu kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan stok BBM.

Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, seusai rapat bersama Gubernur Bali di Depo BBM Pesanggaran, Denpasar, Selasa (13/10) menjelaskan keterlambatan kedatangan kapal pengangkut BBM menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jadwal distribusi.