NADIKABAR.COM — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Bima Setyawan, adik sekaligus tenaga ahli Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto, sebagai salah satu tersangka hasil operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB.

“Ya, terinformasi seperti itu,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu.

Setyo mengatakan penetapan tersangka dilakukan berdasarkan dugaan perbuatan melawan hukum, tanpa memandang latar belakang atau sosok yang bersangkutan.