Nama Olmo naik bersama Leipzig sehingga Barcelona memboyongnya dua tahun lalu. Itulah mengapa Kroasia selalu punya tempat spesial di hati Olmo.
"Semua orang punya ceritanya masing-masing, alasan tersendiri. Yang bikin saya memutuskan pindah ke sana adalah Dinamo membantu saya berkembang. Mereka yakin saya bisa jadi pemain seperti sekarang ini. Saya baru 16 tahun saat itu dan saya percaya dengan mereka," ujar Olmo seperti dikutip Tribuna.
"Saya cuma bersama ibu saya di negara baru. Sulit memang tapi masa itu begitu indah. Saya punya keterikatan khusus dengan klub; Anda bisa buktikan sendiri kan. Saya senang bisa kembali. Dan bagi saya ini akan jadi laga yang begitu spesial," sambung Olmo yang sesekali menjawab pertanyaan dalam sesi jumpa pers dengan bahasa Kroasia.