NADIKABAR.COM — Ledakan dahsyat terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, tadi malam. Polisi mengungkap ledakan berasal dari ruang pematangan atau ripening room pisang yang berada di lokasi.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Imron Ermawan, awalnya menjelaskan pihaknya telah melakukan olah TKP kedua setelah kemarin malam. Dalam olah TKP ini, ada 18 CCTV yang berhasil dikumpulkan.
"Hari ini kami melakukan olah TKP yang kedua. Setelah kemarin kejadian 18.15. Kami olah TKP pertama. Malam tidak bisa dilanjutkan. Kami mengumpulkan beberapa CCTV. Di beberapa sudut termasuk di lokasi. Termasuk dekodernya," kata Imron di Pasar Cimanggis, Kamis (15/20/2026).
Imron menegaskan tidak ditemukan bom di lokasi. Dia mengatakan olah TKP masih terus dilakukan.
"Sementara hasil dari rekan unit Jibom yang melakukan sterilisasi, sementara ya, tidak ditemukan barang berupa bom. Tentunya ini masih akan kami dalami dan tindak lanjuti yaa," ujarnya.
Kabid Balmetfor Puslabfor Bareskrim Polri AKBP Jakaria Sembiring menyampaikan temuan di TKP seperti tabung gas etilen 52 Kg serta selang untuk menyalurkan gas ke ruangan ripening. Dia menjelaskan ripening room itu digunakan untuk mematangkan buah pisang.
"Hari ini kami menemukan beberapa temuan di lokasi ledakan. Yang pertama kita menemukan ada sebuah tabung gas isi 52 kilo, itu tabung gas etilen ya, gas etilen. Kemudian kita juga menemukan potongan selang, selang untuk menyalurkan gas etilen tersebut ke ruangan ripening ya, ripening ini adalah ruangan untuk mematangkan buah pisang agar cepat matang dan dia bisa matang merata," ujarnya.
Jakaria menyampaikan adanya temuan dinamo dari kipas di lokasi. Dia mengatakan timnya masih melakukan pemeriksaan terhadap dinamo tersebut.
"Kemudian kami juga menemukan ada satu buah dinamo, dinamo itu kemungkinan dari fan yang sudah terpecah di situ ya, sudah rusak yang ada di situ," katanya.
"Kemudian komponen dari dinamo itu sendiri, biasanya kalau dinamonya itu sudah memang ada korslet atau rusak bisa menimbulkan percikan api berarti seharusnya dia ada kerusakan, tapi kalau nanti masih bagus berarti mungkin dari faktor lain," imbuhnya.
Dia menjelaskan titik kerusakan terparah berasal dari ruko dengan tembok berwarna krem yang berada di tengah. Dia menyebut pusat ledakan berada di ruang ripening itu.
"Yang jelas temuan hari ini sudah lebih mengerucut bahwa pusat ledakannya berada di dalam satu ruangan ripening untuk mematangkan buah pisang itu," ujarnya.
Ledakan terjadi pada Rabu (14/10). Ledakan itu menyebabkan dua orang tewas, 13 orang terluka serta kerusakan parah di sejumlah ruko dan kendaraan.