Salah satu teknologi unggulan yang ditampilkan adalah truk tambang listrik LGMG dengan fitur ultra-fast charging. Dalam pengujian, kapasitas baterainya terisi dari 20% hingga 90% hanya dalam 23 menit. LGMG juga menyatakan sistem charging truk tambang ini mampu menyalurkan hampir 800 kWh dalam 18 menit di tengah kondisi operasional ekstrem dengan peak charging power sekitar 3,6 MW.

Truk tersebut menggunakan arsitektur fast-charging 3C, paket baterai berkapasitas besar dan berdensitas energi tinggi, serta sistem manajemen termal khusus yang mampu menghadapi suhu -30°C hingga 50°C. Proses charging yang lebih cepat dapat memangkas waktu henti operasional (downtime) sehingga produktivitas armada tetap terjaga.

Bagi lokasi tambang terpencil dengan kapasitas jaringan listrik terbatas, kombinasi pembangkit energi terbarukan di lokasi proyek, penyimpanan energi, dan fasilitas charging berkapasitas tinggi dapat mengurangi ketergantungan pada listrik yang dihasilkan dari diesel. Sistem manajemen tambang cerdas LGMG mengoordinasikan operasional peralatan, kebutuhan pengisian daya, dan ketersediaan listrik untuk meningkatkan efisiensi energi serta pemanfaatan peralatan.