NADIKABAR.COM — Memilih produk bibir terkadang membingungkan karena banyaknya pilihan yang ada.

Ada tiga tipe lip product yang paling banyak dijumpai di online store maupun offline store, yaitu lipstik, lip stain, dan lip gloss.

Ketiganya sama-sama berfungsi untuk memberikan warna pada bibir. Namun, hasil dan ketahanannya bisa berbeda.

Lalu, apa bedanya lipstik, lip stain, dan lip gloss? Berikut penjelasannya

Lipstik adalah produk makeup yang digunakan untuk memberi warna pada bibir. Produk ini umumnya terbuat dari campuran wax dan minyak yang membuat tekstur lipstik lembut dan mudah diaplikasikan.

Lipstik mempunyai beragam formula dan hasil akhir yang bisa disesuaikan dengan keinginan. Ada lipstik dengan tampilan matte, glossy, shimmer, frosted, hingga metallic.

Lipstik bisa digunakan untuk sehari-hari maupun saat acara khusus. Umumnya, lipstik bisa bertahan sekitar 4 sampai 6 jam.

Berdasarkan bentuknya, lipstik tersedia dalam bentuk stik dan cair.

Lipstik stik yang memiliki tekstur creamy atau satin biasanya lebih lembab dan nyaman digunakan. Formula tersebut cocok untuk bibir yang mudah kering, tetapi kekurangannya adalah mudah hilang saat makan dan minum.

Sementara itu, lipstik cair biasanya memiliki daya tahan yang lebih lama dan tidak mudah menempel. Namun, lipstik jenis ini bisa terasa lebih kering di bibir. Hal tersebut bisa diatasi dengan mengeksfoliasi dan menggunakan pelembab bibir.

Jenis produk bibir ini memiliki warna yang intens dan daya tahan yang tinggi. Lip stain biasanya berbahan dasar air atau gel dan tersedia dalam berbagai bentuk aplikator seperti roll on, spons, dan tube.

Berbeda dengan lipstik yang menempel di permukaan bibir, pewarna lip stain meresap ke bibir dan meninggalkan warna yang lebih tahan lama. Ketahanannya bisa mencapai 8 sampai 12 jam.

Lip stain memiliki keunggulan pada warna yang tidak mudah luntur atau menempel, sehingga cocok untuk digunakan di tengah aktivitas yang padat karena tidak perlu sering melakukan touch up.

Daya tahan yang tinggi tersebut juga mengakibatkan lip stain lebih sulit dibersihkan. Cobalah untuk menggunakan makeup remover jika ingin warna yang tersisa di bibir mudah untuk dihapus.

Lip stain biasanya memberikan hasil akhir matte. Jika bibir terasa kering, aplikasikan lip balm untuk menambah kelembaban.

Lip gloss dikenal sebagai produk pewarna bibir yang lebih sederhana dan mudah digunakan. Formula lip gloss biasanya mengandung lebih banyak minyak yang membuat hasil akhirnya berkilau.

Keunggulan dari lip gloss adalah bisa menghadirkan kenyamanan dan kelembaban saat diaplikasikan di bibir, produk ini juga bisa membuat bibir terlihat lebih segar.

Lip gloss tersedia dalam berbagai bentuk dan tekstur. Ada yang berbentuk cair dengan aplikator di dalamnya dan ada juga bentuk stik yang lebih praktis digunakan.

Lip gloss dengan tekstur yang padat biasanya memberikan warna yang lebih tipis, sementara itu lip gloss yang cair menghasilkan lapisan yang lebih tebal dan warna yang lebih intens.

Daya tahan lip gloss biasanya tidak setahan lipstik atau lip stain. Biasanya produk ini hanya bertahan sekitar 1 sampai 3 jam. Lip gloss juga tidak transferproof dan beberapa formulanya terkadang terasa lengket di bibir.

Tips memilih produk bibir yang tepat

Produk bibir yang cocok digunakan saat bekerja atau bepergian adalah lip stain dan lip tint. Keduanya memiliki daya tahan yang lama di bibir sehingga tidak perlu sering melakukan touch up.

Saat menghadiri acara rapat atau sesi foto, gunakanlah lipstik dengan hasil akhir satin atau matte yang bisa memberikan warna yang intens dan membuat bibir terlihat rapi. Jika ingin warna lebih pekat dan tahan lama bisa di layer dua kali di bibir.

Jika ingin menghadiri acara malam bisa dengan menggunakan lipstik atau lip stain sebagai dasar warna lalu tambahkan lip gloss di tengah bibir untuk menambah efek berkilau. Lip gloss juga bisa dipakai sendiri jika ingin tampilan yang lebih sederhana, demikian mengutip sejumlah sumber di industri kecantikan.