"Anda bisa melihat kurangnya koneksi antar-pemain," tambahnya.

"Kami tidak bisa merangkai tiga atau empat operan secara beruntun. Bahasa tubuh kami pun buruk," sambungnya.

"Kami membuang beberapa peluang, sikap kami negatif. Saat menghadapi tim-tim seperti ini, terutama di Liga Champions, Anda tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan dan tidak boleh kebobolan gol seperti yang kami alami di menit-menit awal," geramnya.