NADIKABAR.COM — Bek Manchester United (MU) Lisandro Martinez terang-terangan menunjuk hidung petinggi klubnya setelah tim "Setan Merah" kalah 0-2 dari Atletico Madrid pada lanjutan Liga Champions 2026/2027, Rabu dini hari WIB, di Stadion Metropolitano, Madrid, Spanyol.

Dikutip dari media Inggris The Telegraph, pejabat MU yang disinggung Martinez adalah sang direktur teknik, Jason Wilcox.

"Saya berharap lebih dari direktur teknik kami. Sebagai pemain kami memang harus melakukan yang lebih baik, tetapi untuk malam seperti ini, kami mesti memiliki skuad yang tangguh," ujar Martinez.

Pesepak bola asal Argentina itu mengaku kecewa dengan performa timnya pada musim ini, termasuk saat bersua Atletico.

Menurut Martinez, hasil negatif di Madrid terasa menjengkelkan, apalagi kalau dibandingkan performa MU pada musim 2025/2026.

"Pada musim lalu, kami melakukan segalannya. Kami membangun fondasi untuk menjadi tim yang luar biasa. Namun, terkadang, rasanya menjengkelkan dan mengecewakan ketika tidak mendapatkan hasil yang luar biasa di sini," kata bek tengah yang direkrut MU dari Ajax Amsterdam pada Juli 2022 itu.

MU menjalani musim 2026/2027 dengan tertatih. Dari sembilan pertandingan awal mereka musim itu di semua kompetisi, MU kalah empat kali, seri tiga kali dan hanya dua kali menang.

Bahkan, pada lima laga terakhir, MU tidak pernah menang. Mereka meraih dua seri dan tiga kekalahan, salah satunya dari Brighton and Hove Albion yang membuat MU tersingkir dari Piala Liga Inggris 2026/2027.

The Telegraph melaporkan, MU memang mengeluarkan 155 juta pound sterling untuk mendatangkan tiga gelandang baru mulai musim 2026/2027 yakni Andrey Santos, Youri Tielemans and Carlos Baleba.

Akan tetapi, MU kehilangan dua incaran utama mereka seperti Elliot Anderson dan Mateus Fernandes.

The Telegraph juga menyebut MU tidak mampu mendatangkan bek kiri baru untuk mengganti Luke Shaw yang menua dan penyerang tengah untuk bersaing dengan Benjamin Sesko. Shaw dan Sesko saat ini tengah cedera dan tidak dibawa ke markas Atletico Madrid.

Terkait performa MU, Lisandro Martinez menolak untuk menyalahkan pelatihnya, Michael Carrick, yang disebutnya sudah berusaha maksimal sejak musim lalu.

"Dia sudah melakukan hal yang terbaik tetapi setiap musim berbeda. Anda tidak bisa mengandalkan performa musim lalu karena tim-tim lawan mengetahui setiap detail. Kalau tidak melakukan perubahan, itu akan menjadi masalah besar. Mudah menyalahkan pelatih dan pemain, tetapi anda harus melihat pula aspek-aspek lain," tutur Martinez.