NADIKABAR.COM — Makeup sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari bagi banyak orang. Makeup bisa membantu meratakan warna kulit, menyamarkan noda, dan membuat wajah terlihat lebih segar.

Namun, pernahkah saat mencoba makeup baru lalu beberapa hari kemudian timbul jerawat? Kondisi ini mungkin membuat kita bertanya-tanya terkait keamanan menggunakan makeup bagi wajah.

Apakah makeup yang digunakan menjadi penyebabnya?

Makeup nyatanya memang bisa menimbulkan jerawat, khususnya saat produk yang digunakan membuat pori-pori tersumbat.

American Academy of Dermatology (AAD) mendeskripsikan jerawat yang muncul akibat penggunaan produk kosmetik sebagai acne cosmetica.

Kondisi tersebut bisa terjadi pada semua orang, termasuk orang yang sebelumnya tidak memiliki jerawat.

Salah satu cara makeup memicu jerawat adalah dengan menyumbat pori-pori. Produk makeup yang mengandung minyak, wax, dan silikon bisa membentuk lapisan di permukaan kulit.

Lapisan tersebut memang bisa membuat kulit terlihat lebih halus, tetapi di sisi lain lapisan ini juga menahan minyak dan sel kulit mati di dalam pori-pori.

Penumpukan yang terus terjadi bisa menyebabkan pori-pori tersumbat hingga memicu munculnya komedo hitam atau komedo putih. Sumbatan yang meradang akan berkembang menjadi jerawat.

Acne cosmetica biasanya ditandai dengan munculnya banyak benjolan kecil di area wajah seperti pipi, dagu, dan dahi. Lipstik atau lipbalm juga bisa memunculkan jerawat di sekitar bibir apabila tidak cocok dengan produknya.

Acne cosmetica tidak selalu muncul setelah menggunakan makeup. Jerawat bisa saja timbul setelah beberapa hari atau enam bulan ke depan setelah menggunakan produk yang tidak cocok.

Kesalahan memakai makeup yang bisa memicu jerawat

Jerawat tidak selalu muncul karena produk makeup yang digunakan. Ada beberapa kebiasaan saat menggunakan makeup yang bisa menyebabkan jerawat, berikut penjelasannya.

Tidak membersihkan makeup secara menyeluruh bisa menjadi penyebab utama timbulnya jerawat. Setelah beraktivitas, sisa makeup akan bercampur dengan minyak, keringat, dan polusi yang dapat menyebabkan pori-pori tersumbat.

AAD menjelaskan bahwa makeup yang digunakan bersama bisa menjadi tempat berpindahnya bakteri dari kulit orang lain. Berbagai kotoran pada makeup bisa menempel ke kulit dan dapat menyumbat pori-pori yang mengakibatkan timbulnya komedo dan jerawat.

Menggunakan produk yang memicu jerawat

Beberapa produk makeup mengandung minyak atau bahan tertentu yang bisa menyebabkan timbulnya jerawat. Mulailah untuk memilih makeup yang berlabel noncomedogenic atau won't clog pores.

Makeup yang tebal bisa memicu jerawat karena kulit yang tertutup bisa menyumbat pori-pori. Pilihlah makeup yang ringan untuk mengurangi penumpukan produk yang bisa memicu jerawat.

Kulit mengalami perbaikan dan pembaharuan sel sepanjang malam. Makeup yang tidak dibersihkan bisa menyumbat sel-sel kulit mati dan minyak sehingga bisa menyebabkan jerawat.