NADIKABAR.COM — PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih peringkat ke-10 dalam ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026. Penghargaan ini merupakan inisiatif Danantara Indonesia sebagai bentuk kalibrasi dan pengukuran layanan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada sektor pelayanan publik untuk meningkatkan Customer Experience (CX) secara komprehensif, terstruktur, dan berbasis data.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menyampaikan ajang CX100 merupakan momentum penting untuk membangun pola pikir pelayanan berkelanjutan di seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Hari ini bukan semata-mata tentang siapa yang menang atau kalah. Yang terpenting adalah membangun pola pikir bahwa pelayanan membuat perusahaan kita berkelanjutan," ucap Dony dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).
Hal itu dikatakan Dony dalam acara penghargaan yang digelar di Jakarta, Selasa (13/10).
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan prestasi yang diraih Jasa Marga menjadi bahan evaluasi sekaligus memperkuat transformasi layanan yang dijalankan secara berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan pergeseran paradigma Jasa Marga dari infrastructure menuju infraculture, yaitu menempatkan pengalaman dan kebutuhan masyarakat sebagai pengguna jalan sebagai bagian penting dalam pengelolaan infrastruktur jalan tol.
"Bagi Jasa Marga, transformasi layanan tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur dan menghadirkan teknologi. Keberhasilannya harus tercermin dalam pengalaman nyata yang dirasakan masyarakat. Dengan melayani rata-rata 3,5 juta kendaraan setiap hari, kami perlu memastikan setiap aspek perjalanan, mulai dari kemudahan memperoleh informasi, keandalan operasional jalan tol, hingga respons petugas saat terjadi kendala, dapat memberikan pengalaman yang semakin baik bagi pengguna jalan," ujar Rivan.
Upaya tersebut dilakukan Jasa Marga melalui strategi Total Experience Excellence yang mengintegrasikan penguatan infrastruktur, pemanfaatan teknologi dan data, serta pengembangan budaya pelayanan. Implementasinya mencakup peningkatan kapabilitas karyawan, penyempurnaan perjalanan pengguna jalan, penguatan proses operasional, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam ekosistem jalan tol.
Strategi Total Experience Excellence kemudian dioperasionalkan secara nyata melalui Smart Toll Road Ecosystem yang bertumpu pada penguatan sistem digital terintegrasi melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dan pemrosesan data pada Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) serta Aplikasi Travoy.
Langkah tersebut berjalan selaras dengan pengembangan ekosistem hijau yang mendukung keberlanjutan lingkungan melalui penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan pengelolaan emisi, sekaligus memperkuat social economic multiplier yang mengoptimalkan fungsi rest area sebagai penyokong UMKM lokal dan kelancaran rantai pasok logistik nasional.
Rivan juga menyampaikan keberlanjutan transformasi layanan membutuhkan keterlibatan seluruh karyawan dalam menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada pengguna jalan. Menurutnya, kesiapan, kompetensi, dan pengalaman karyawan berkontribusi besar pada pengalaman pelanggan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna jalan atas kepercayaan dan masukan yang diberikan kepada Jasa Marga. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Bagi kami, Melayani Sepenuh Hati bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang harus diwujudkan melalui pelayanan yang semakin baik dan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Rivan.
Bagi Jasa Marga, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, dengan kepercayaan dan kepuasan pengguna jalan sebagai tolok ukur utama keberhasilan transformasi. Melalui penguatan operasional, inovasi digital, dan budaya pelayanan yang berkelanjutan, Jasa Marga berkomitmen untuk memastikan setiap inovasi dan pengembangan yang dilakukan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menghadirkan perjalanan yang semakin lancar, aman, dan nyaman.