Dalam penerapannya, pengawas sekolah diharapkan dapat mendampingi guru dan kepala sekolah agar proses pembelajaran berlangsung lebih bermakna serta sesuai dengan kebutuhan murid.

Ia juga menjelaskan koding dan KA diperkenalkan sebagai mata pelajaran pilihan mulai kelas V sekolah dasar hingga jenjang pendidikan menengah.

Guna mendukung penerapan kebijakan tersebut, Mu'ti menambahkan kesiapan guru dan sekolah perlu diperkuat melalui peningkatan kompetensi serta pemanfaatan teknologi secara tepat.

Menurut dia, penggunaan KA dalam pembelajaran juga perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan pemahaman etika agar teknologi dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab.

Selain peningkatan kualitas pembelajaran, ia pun menekankan pentingnya peran pengawas dalam mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi murid.

Ia menilai sekolah harus menjadi ruang bagi murid untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan potensi tanpa rasa takut. Karena itu, pencegahan perundungan dan kekerasan serta penguatan layanan bimbingan dan konseling perlu menjadi perhatian bersama.