Meski memperkirakan pengisian barang dapat dilakukan pada pekan ini, Zulhas berharap pemenuhan kebutuhan sekitar 8.000 koperasi tersebut bisa diselesaikan hingga akhir Oktober 2026.

Ia mengakui kesiapan masing-masing koperasi belum merata karena sebagian telah memiliki perlengkapan dan barang dagangan, sedangkan sebagian lainnya masih dalam proses pemenuhan kebutuhan.

"Jadi saya pastikan akan ada memang yang belum lengkap, ada yang sudah lengkap, ada yang sudah terisi, ada yang belum terisi," katanya.

Selain ketersediaan barang, pemerintah juga memeriksa kesiapan sarana angkutan, seperti truk, mobil pikap, dan becak motor (bentor), untuk menunjang distribusi serta kegiatan usaha koperasi.

Menurut Menko Pangan, pemeriksaan kendaraan tidak cukup hanya memastikan keberadaan fisiknya, tetapi juga kondisi mesin dan kelayakan operasional agar sarana tersebut benar-benar dapat digunakan.