Ia memastikan, seluruh kebutuhan pokok bersubsidi seperti minyak goreng MinyaKita, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), LPG tiga kilogram, serta pupuk telah disalurkan dengan baik ke masing-masing KDKMP untuk menunjang operasional koperasi.

Selain itu, Ferry menegaskan bahwa KDKMP yang telah beroperasi juga menjadi penyalur bantuan sosial (bansos) bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) hingga bantuan alat mesin pertanian.

Dalam pelaksanaannya, ia menjelaskan penerima bantuan dapat mencairkan bantuan yang diterima untuk kemudian berbelanja kebutuhan sehari-hari di koperasi, sehingga bantuan tersebut diharapkan turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat.

Ferry berharap, operasional KDKMP terus berjalan lancar agar KDKMP dapat hadir sebagai program prioritas yang mengubah masyarakat dari sekadar penerima manfaat menjadi pelaku usaha yang mandiri di daerahnya.