NADIKABAR.COM β€” Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Arrmanatha Nasir menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan persetujuan untuk menerima bantuan dari negara-negara tetangga dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah di Tanah Air.

Ia menuturkan, mekanisme bantuan tersebut sudah dalam proses pembahasan di level teknis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

β€œItu sudah dibahas ya, dan itu sekarang dalam proses. Bapak Presiden juga seperti kita ketahui sudah menyampaikan persetujuannya,” ujar Arrmanatha Nasir usai menghadiri rapat tertutup dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, Presiden Prabowo menaruh perhatian serius terhadap penanganan karhutla mengingat dampaknya yang besar terhadap berbagai daerah maupun kawasan.

Sebanyak 60.177 personel gabungan dari pemadam kebakaran (damkar), TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, Dinas Kehutanan di daerah, dan relawan telah diterjunkan hingga 13 Oktober lalu.

Sejumlah alutsista, seperti helikopter dan pesawat, juga telah dikerahkan untuk membantu operasi pemadaman menggunakan metode water bombing serta menjalankan operasi modifikasi cuaca.

β€œLangkah-langkah yang telah dilakukan Indonesia selama ini sangat kuat ya. Ini menunjukkan komitmen kita untuk segera menyelesaikan masalah ini,” kata Arrmanatha.

Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menyampaikan bahwa Pemerintah Malaysia siap membantu pemadaman karhutla di Indonesia saat bertemu Presiden Prabowo dan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada 18 September lalu.

Malaysia akan mengerahkan satu pesawat, tiga helikopter, serta 52 personel pemadam kebakaran untuk membantu penanganan karhutla di Indonesia.

Prabowo mengatakan dukungan negara-negara sahabat menunjukkan persoalan kebakaran hutan tidak hanya menjadi perhatian Indonesia.

"Ini adalah masalah lingkungan hidup yang mempengaruhi banyak pihak dan walaupun itu kebakaran di Indonesia, tapi dampaknya dirasakan di tetangga-tetangga kita. Jadi mereka ingin bantu kita, dan kita terima dengan baik," katanya.